- Reciprocation. Sesorang diberi wewenang dan merasa punya hak untuk melakukan aksi tersebut atau yang umum terjadi adalah sesorang melakukan sesuatu dengan harapan suatu hari akan dibalas oleh yang meminta bantuan tersebut.
- Consistency. Ada sifat atau respon tertentu yang membentuk pola yang sama dari orang satu ke orang lain.
- Social Validation. Sesorang senderung untuk melakukan apapun yang disuruh atau dilakukan oleh orang lain. Misalnya, seseorang berhenti di tengah jalan dan melihat sesuatu, orang lain akan ikut berhenti dan melihat juga.
- Liking. Orang cenderung untuk bilang ‘Ya’ atau mengikuti apa yang dikatakan oleh orang yang disukai mereka (menarik). Contoh iklan media massa biasanya menggunakan model yang menarik.
- Authority. Orang cenderung mendengar dan mengikuti saran dari sesorang yang mempunyai otoritas.
- Scarcity. Kelangkaan, jika sesuatu langka maka menjadi lebih berharga dan lebih menarik.
Minggu, 06 April 2008
Sifat Manusia yang di exploitasi Social Engineering
Kamis, 03 April 2008
Minum Delapan Gelas Sehari, Mitos Belaka? (Dimuat Di Koranjh Kompas)
Namun begitu, para ahli ginjal dari Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat belum lama ini menyatakan ketidaksetujuannya dengan anggapan tersebut. Menurut mereka, bukti medis akan manfaat meminum delapan gelas air putih atau lebih setiap hari tidaklah kuat alias masih meragukan.
Untuk membuktikan pendapatnya, Dr. Stanley Goldfarb serta Dr. Dan Negoianu dari Divisi Renal, Elektrolit dan Hypertensi Universitas Pennsylvania Philadelphia melakukan tinjauan literatur ilmiah tentang manfaat meminum delapan gelas air setiap hari.
Tinjauan ini menganalisa berbagai sampel penelitian yang berkaitan dengan manfaat air putih seperti memperbaiki kulit , menurunkan berat badan serta detoksifikasi.
Hasil kajian Dr. Stanley Goldfarb cs menunjukkan, tak ada satu hasil riset pun berkaitan langsung dengan manfaat air putih, atau dengan kata lain tak ada satu pun riset yang menganjurkan bahwa orang sehat memang membutuhkan rata-rata delapan gelas air minum per hari.
¨Bahkan, masih belum jelas dari mana rekomendasi ini berasal,¨ ungkap peneliti yang memuat hasil temuannya dalam Journal of the American Society of Nephrology.
Para peneliti mengakui jika pihaknya menemukan bukti bahwa orang yang dalam kondisi cuaca panas, iklim kering atau para atlet membutuhkan asupan air minum lebih banyak. Selain itu, ada beberapa riset yang menunjukkan meminum banyak air putih dapat membantu tubuh menguras garam dan urea.
Namun begitu, kata peneliti, hingga sat ini belum ada satu pun penelitian yang menunjukkan manfaat signifikan terhadap organ tubuh dengan menambah jumlah asupan air minum .
Dr. Negoianu dan Goldfarb juga melakukan investigasi pada teori yang menyebutkan meminum banyak air membuat Anda kenyang dan sehingga mengekang selera makan.
Para pendukung pendapat ini mengatakan cara ini dapat mambantu menjaga berat badan yang sehat dan melawan obesitas. Namun begitu, bukti untuk klaim yang satu ini tetap bersifat meragukan.
Sejauh ini belum ada uji coba klinis yang didesain khusus yang dapat mengukur dampak asupan air minum terhadap perawatan berat badan. Sakit kepala juga seringkali diakibatkan oleh kekurangan atau kehilangan cairan, namun masih sedikit data yang bisa mendukung teori ini, menurut para peneliti.
Peneliti menegaskan bahwa meminum banyak air secara sederhaa aka membuat Anda membuang lebih banyak melalui ginjjal, namun bukan berati Anda sedang membuang lebih banyak racun.
¨Tugas ginjal adalah membersihkan racun, itulah apa yang ginjal lakukan. mereka melakukanya sangat efektif dan mereka melakukannya secara independen tanpa tergantung seberapa banyak air yang Anda minum. Ketika Anda minum banyak, yang anda lakukan hanyalah mengeluarkan banyak urin tetapi tidak banyak racun dalam urin,¨ terang Goldfarb.
Selasa, 01 April 2008
Fakta Tentang Reality Show Asem Manis Cinta Lemon Tea
Kenapa saya memberikan fakta demikian:
1.Saya sudah bosan dengan maraknya penipuan yang terjadi(kerah putih dan kerah biru).
2.Membodohi penonton karena acara tersebut mengatakan “Reality Show”.
3.Penonton tidak dapat mengetahui acara mana yang benar dan tidak.
4.Acara yang tidak mendidik, tidak ada unsur yang membangun cuma ingin mencari rating agar tidak digusur oleh acara yang lain.
Sebagai penonton saya ingin melihat acara yang natural tidak terlalu banyak dibuat-buat. Walaupun diberikan “bumbu penyedap” tidak masalah jika unsur orisinalitas dipertahankan.
Reality show artinya acara yang sesungguhnya berarti tanpa adanya “bumbu penyedap”. Jadi bagi acara-acara yang mengaku “Reality show” sebaiknya memenuhi unsur tersebut kalau tidak jangan ngaku “Reality show”. Akhirnya saya kembalikan kepada anda apakah acara tersebut layak untuk dikonsumsi oleh publik.
Not Me Boss!!!
Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan
tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah ini dirawat oleh seorang
lokal, yang
tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak. Semuanya oke-oke
saja,
kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan
di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal
mereka
tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya
untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya
sedikit demi sedikit berkurang.
Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis
kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu
dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebut, mereka menemukan memang
jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau
sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang
penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.
Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka
merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil
botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu
mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap
hari jumlah
air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.
Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah
yang
baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk
memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan
gayayang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka
perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu
selalu menipis,
dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!
Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me, Boss! Selama
ini
saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!"
============ ==
*Moral kisah*: Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi? Kalau bisa
sederhana,
kenapa dibuat rumit? Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan
kita sendiri, yang sebenarnya tidak perlu.
*Have a positive day!*
Obat Oles Pengeras Penis, Adakah?
Seorang pria usia 42 tahun beristeri 38 tahun, telah menikah selama 15 tahun. Hubungan keduanya baik-baik saja, tidak ada masalah. Meski begitu, kadang-kadang mereka merasakan bosan dan kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim.
Suatu hari sang suami mendapat informasi dari seorang teman, bahwa ada obat yang yang bisa membuat suasana berbeda. Jika obat tersebut dioleskan pada kelamin pria, maka kelamin akan menjadi kuat, besar, dan tahan lama saat berhubungan intim.
Sang pria pun tertarik, lalu membelinya melalui teman tersebut. Ketika dicoba, memang sepertinya muncul reaksi seperti yang diceritakan temannya. Namun ketika melakukan hubungan intim, ternyata sang istri berteriak-teriak kesakitan. Dipikirnya karena kelaminnya berubah menjadi sangat besar, tapi tampaknya bukan karena itu, melainkan reaksi alergi terhadap obat tersebut.
Yang ditanyakan:
1. Mengapa timbul reaksi seperti itu pada isterinya? Sedangkan obat oles yang sama tidak menimbulkan reaksi apa pun terhadap isteri temannya.
2. Jika betul bahwa sang isteri alergi terhadap obat oles itu, apakah ada obat jenis lain untuk memperkuat ereksi kelamin pria, yang tidak menimbulkan alergi? 3. Supaya isteri tidak alergi terhadap obat oles buat pria, adakah penangkalnya? Apa yang perlu dilakukan isteri supaya tidak alergi?
4. Adakah latihan atau semacam senam yang dapat dilakukan oleh pria agar kelaminnya bisa kuat dan lama saat ereksi?"
Berikut jawaban Prof. Wimpie Pangkahila, Sp. And * kepada sang pria.
Ada langkah yang kurang tepat telah dilakukan sang pria. Dia menyatakan "kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim, tetapi di pihak lain dia menggunakan obat oles agar kelamin menjadi kuat, besar, dan tahan lama".
Padahal kalau memang dorongan seksualnya yang menurun, maka masalah inilah yang harus diatasi, bukan membuat penis menjadi kuat, besar, dan tahan lama. Jadi seharusnya dorongan seksualnya yang diatasi agar menjadi normal kembali. Kalau dorongan seksual normal tetapi ereksi masih juga terganggu, maka gangguan ereksi itulah yang harus diatasi kemudian.
Kerancuan seperti ini banyak terjadi di masyarakat, yang semakin dibuat bingung oleh berbagai informasi yang salah tentang seks, apalagi dihubungkan dengan iklan obat atau ramuan yang dijanjikan dapat mengatasi masalah seksual. Padahal penanganan yang benar telah teresedia dan dapat diperoleh.
Beberapa tahun terakhir ini upaya ilmiah untuk menemukan obat atau cara mengatasi gangguan fungsi seksual, khususnya disfungsi ereksi, tampak semakin efektif. Penelitian yang dilakukan di beberapa negara ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara baru mengatasi disfungsi ereksi, yang khasiatnya baik, dengan efek samping ringan atau tidak ada efek samping, mudah dan nyaman digunakan.
Sampai saat ini ada beberapa cara yang diakui oleh para ahli untuk mengatasi disfungsi ereksi, yaitu sex therapy, obat minum, injeksi pada penis, penggunaan melalui saluran kencing, pompa vakum, dan operasi pemasangan prostesis. Pemilihan cara yang tersedia itu, umumnya didasarkan pada kepraktisan penggunaan, khasiat, dan efek samping.
Semakin praktis caranya, semakin disukai dan diminati. Tetapi kalau cara yang praktis tidak berkhasiat atau khasiatnya tidak seperti yang diharapkan, maka akan dicari cara lain yang lebih tidak praktis. Karena itu penelitian kini ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara yang lebih praktis lagi, dengan khasiat yang baik dan tanpa efek samping. Cara yang lebih praktis selain obat minum ialah obat oles atau krim.
Sampai saat ini beberapa penelitian telah dilakukan untuk mendapatkan obat oles yang dapat menimbulkan ereksi. Bahan yang telah digunakan sebagai obat minum atau injeksi, kini sedang diteliti dalam bentuk krim yang dioleskan ke penis. Bahkan di negara tertentu yang peraturan peredaran obatnya sangat longgar, obat oles itu telah diedarkan.
Di Indonesia banyak sekali obat dan ramuan yang beredar, termasuk yang beredar secara gelap. Banyak warga masyarakat yang mudah sekali percaya dengan iklan atau informasi yang salah, khususnya yang menyangkut obat yang berhubungan dengan fungsi seksual. Obat oles termasuk salah satu obat itu.
Di banyak apotik, toko obat, bahkan pedagang kaki lima, dijual obat oles dalam bentuk krim, cairan, dan semprotan yang diiklankan dapat membuat ereksi, menambah ukuran penis, dan menahan ejakulasi. Persis seperti informasi yang diterima oleh Bapak yang menulis surat ini.
Sepintas informasi itu terdengar menjanjikan. Bayangkan, satu obat oles dapat menghasilkan tiga manfaat sekaligus. Luar biasa! Tetapi tentu saja informasi itu tidak benar, yang disampaikan oleh orang yang tidak mengerti, dan hanya ingin menjual saja. Sementara masyarakat juga tidak mengerti dan percaya begitu saja. Bahan yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi dan menahan terjadinya ejakulasi tidaklah sama. Apalagi untuk menambah ukuran penis.
Selama ini obat oles dalam bentuk krim, cairan, atau semprotan, yang diiklankan itu pada umumnya mengandung bahan pemati rasa (anaestesi). Bila obat itu dioleskan ke permukaan penis, maka permukaan penis menjadi mati rasa. Dengan mati rasa, diharapkan ejakulasi tidak cepat terjadi.
Padahal, harapan itu tidak pasti terjadi karena ejakulasi yang terlampau cepat tidak selalu disebabkan oleh kepekaan ujung syaraf penis. Bahkan sebaliknya, pengguna bahan mati rasa itu mengeluh karena tidak merasakan apa-apa ketika melakukan hubungan seksual. Bahkan keluhan juga disampaikan oleh sebagian isteri yang suaminya menggunakan bahan itu.
Gangguan Dorongan Seksual
Saya tidak tahu bahan apa yang digunakan oleh Bapak penulis surat ini. Apakah dia menggunakan bahan pemati rasa ataukah bahan untuk menimbulkan ereksi, yang sebenarnya belum beredar secara resmi. Karena itu saya tidak dapat menjelaskan reaksi apa yang terjadi sehingga menimbulkan rasa sakit pada sang isteri. Mungkin saja terjadi reaksi alergi terhadap bahan yang digunakan itu, atau mungkin efek samping bahan itu yang dirasakan oleh isteri.
Sebenarnya pegangan resmi bagi para dokter yang diakui secara internasional untuk mengatasi disfungsi ereksi telah ada. Maka kalau Bapak penulis surat memang mengalami disfungsi ereksi, dia dapat menggunakan cara pengobatan yang ada. Tetapi kalau tidak mengalami disfungsi ereksi, sebenarnya dia tidak memerlukan pengobatan untuk disfungsi ereksi.
Kalau masalahnya adalah kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim, seperti yang diutarakan pada awal suratnya, maka itu adalah masalah gangguan dorongan seksual, walaupun juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Untuk masalah dorongan seksual, penanganannya berbeda dengan disfungsi ereksi.
Mengenai latihan agar bisa kuat dan lama saat ereksi seperti yang ditanyakan, sebenarnya membingungkan. Kalau yang dimaksud kuat berarti ereksinya baik, maka tidak ada latihan yang pasti dapat memperbaiki ereksi yang terganggu.
Masalahnya, disfungsi ereksi disebabkan oleh banyak hal, dan tidak mungkin bisa diatasi kalau penyebab dasarnya tidak diatasi. Latihan mengencangkan otot sekitar penis (disebut otot dasar panggul), hanya untuk membantu fungsi ereksi. Tapi latihan ini juga bisa meningkatkan kontrol ejakulasi.
Menurut gw mah,,masih ada aja penelitian bodoh kayak gini
kalu udah pemberian tuhan yah terima aja kaleeeee
Jika Bali Rusak, Kami Akan Menyalahkan Generasi Saat Ini (Greenpeace said)
Pertanyaan ini keluar dari seorang mahasiswa semester 1 di salah satu universitas di Denpasar, Yayuk (18) dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan oleh Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim (Senin, 17/03/08).
Sebagai seorang yang akan mewarisi Bali di masa mendatang, maka memang masuk akal pertanyaan ini diajukan ini kepada para orang tua yang sekarang hidup nyaman dengan menghabiskan sumber daya alam dan energi di pulau ini.
”Suatu hari saya membaca koran yang isinya 2030 Sanur dan Kuta akan Tenggelam akibat perubahan iklim. Mungkin pada tahun itu saya baru nikah dan punya anak, tapi mungkinkah saya akan hidup nyaman jika setiap saat kami dihantui bencana-bencana akibat perubahan iklim yang merupakan hasil dari konsumsi para orang tua saya saat ini” katanya tegas dihadapan hadirin.
Dia juga menambahkan, ”Saya bersama anak lainnya tentu akan menyalahkan generasi saat ini karena tidak mampu mewarisi Bali yang layak huni untuk oleh anak cucu-nya. Kami tidak perlu terlalu banyak gedung tinggi, dan mobil, kami perlu udara bersih, air bersih dan cukup pangan”
Hal yang sama juga disampaikan oleh Dayu (16), seorang siswa salah satu SMA di Denpasar. Dayu dengan tegas meminta tindakan konkrit untuk menyelamatkan Bali dari dampak perubahan iklim dengan jalan melakukan pengurangan konsumsi pada Hari Hening Dunia, hari Jumat 21 Maret 2008 nanti.
”Sebagai langkah awal, saya akan menyebarluaskan kampanye (Hari Hening Dunia/ World Silent Day) ini kepada teman-teman saya di sekolah. Walaupun hanya satu orang hal ini akan sangat berarti bagi alam kita, apalagi orang yang dalam ruangan ini juga ikut bersama menyebarluaskannya kepada masyarakat.”
Dalam konferensi pers tersebut hadir juga perwakilan pemerintah, PHRI Bali, Bali Hotel Association (BHA) Bali dan Ngurah Sudiana dari PHDI Bali yang jugamemberikan dukungannya terhadap kampanye yang telah digagas sebelum KTTPerubahan Iklim, Desember lalu ini.
Selesai konferensi pers anggota Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim kemudian melakukan kampanye publik dengan membagikan flier dan stiker kampanye di perempatan Catur Muka Denpasar.
Panji Tisna mewakili kolaborasi menyatakan akan melanjutkan kampanye publik ini ke sekolah-sekolah, kampus, bandara dan ruang publik lainnya, sehingga dapat menggalang dukungan masyarakat Bali.
RSS Feed (xml)